Burung Kasturi Khas Maluku Utara yang Langka

Fauna

Maluku Utara tepatnya di Ternate, menyimpan satwa unggas langka yang cukup menarik perhatian dunia bernama Kasturi Ternate.

Burung Kasturi Ternate memiliki banyak penggemar terutama dari kalangan pecinta burung dunia. Kini, populasinya telah menurun drastis dan sulit ditemukan di alam liar.

Kasturi Ternate memiliki nama latin Lorrius Garrulus dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan Chattering Lory.

Klasifikasi Ilmiah Kasturi Ternate

  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Aves
  • Ordo: Psittaciformes
  • Famili: Psittacidae
  • Genus: Lorius
  • Spesies: Lorius Garrulus
  • Subspesies: Lorius Garrulus Flavopalliatus Salvadori, Lorius Garrulus Garrulus, Lorius Garrulus Morotaianus

Deskripsi dan Ciri Kasturi Ternate

Ciri khas utama burung Kasturi Ternate terletak pada paruhnya yang bengkok mirip dengan burung Kakatua. Paruh memiliki warna gradasi Jingga terang dan gelap. Bulunya didominasi warna merah, dengan paduan corak berwarna hijau dan kuning.

Kepala bagian sekitar mata berwarna abu-abu gelap, dengan warna mata jingga atau merah.

Bagian kedua sayapnya berwarna hijau dengan paduan corak warna kuning. Begitu pula dengan bagian paha dan ujung ekor berwarna hijau.

Kasturi Ternate memiliki tiga subspesies. Perbedaannya hanya terletak pada corak pada tubuhnya saja.

Ukuran tubuh burung Kasturi Ternate tidak terlalu besar, panjang tubuh Kasturi Ternate dewasa dapat mencapai 30 sentimeter dari ujung paruh hingga ujung ekor.

Lorrius Garrulus memiliki ciri suara yang cukup nyaring. Suaranya terdengar seperti suara meringkik kecil dan juga sengau.

Lorrius Garrulus hidup berkelompok dalam jumlah besar. Mereka bertahan hidup dan mencari makan bersamaan dengan anggota kelompoknya dengan jumlah anggota mencapai hingga sepuluh ekor. Umumnya saat berkumpul, mereka akan terus berkicau tanpa henti begitu pula saat terbang bersama. Tidak diketahui pasti mengapa demikian.

Mereka juga dikenal sebagai burung yang bersahabat. Jika manusia mendekatinya, mereka akan tetap diam kecuali terhadap ancaman predator.

Habitat dan Persebaran Kasturi Ternate

Umumnya, burung Kasturi Ternate menempati wilayah hutan dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut.

Baca juga:

Berasal dari Medan, Mengapa Namanya Bika Ambon?

Ketiga subspesies Kasturi Ternate tersebar hanya meliputi kepulauan di wilayah Maluku Utara saja. Di antaranya ialah

  • Pulau Rau dan Morotai (Lorius Garrulus Flavopalliatus Salvadori)
  • Pulau Halmahera dan sekitar (Lorrius Garrulus Garrulus)
  • Pulau Kasiruta, Pulau Mandiole, Pulau Obi, dan Pulau Bacan (Lorius Garrulus Morotaianus)

Populasi dan Status Konservasi Kasturi Ternate

Menurut data yang diperoleh BirdLife International tahun 1993, populasi Kasturi Ternate hanya berjumlah 46.360 hingga 295.540 saja. Penurunan populasi disebabkan oleh perdagangan bebas, bahkan setiap tahunnya tercatat sebanyak kurang lebih 16.000 ekor diperdagangkan di mancanegara.

Berkurangnya populasi juga diakibatkan oleh perusakan habitat asli baik karena ulah manusia seperti penebangan, juga karena bencana alam.

Kini, IUCN Redlist beserta BirdLife Internasional menyatakan Lorrius Garrulus sebagai unggas yang terancam dari kepunahan. Ia terdaftar dengan status konservasi ‘Vulnerable‘.

Lembaga perdagangan flora dan fauna dunia, CITES, mendaftarkan Lorrius Garrulus dalam ‘CITES Apendiks II* yakni perdagangan internasional melalui seleksi ketat.

Namun di Indonesia sendiri, Lorrius Garrulus belum termasuk sebagai fauna yang dilindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *