4 Tips Investasi Forex yang Aman dan Cuan

Investasi forex adalah transaksi jual beli atau trading mata uang asing (valuta asing/valas). Investasi ini masuk kategori high risk, high return.

Transaksi valuta asing, misalnya, beli Dolar Amerika (USD), jual Euro (EUR). Artinya mata uang Euro ditukar dengan Dolar Amerika.

Harga atau rate yang dipakai adalah yang berlaku pada saat transaksi. Rate ini sifatnya fluktuatif. Sewaktu-waktu dapat berubah tergantung berbagai faktor.

Faktor tersebut, di antaranya kondisi politik dan ekonomi di masing-masing negara, suku bunga dan neraca perdagangan, serta sentimen lainnya.

Investasi forex berisiko besar. Kalau untung bisa besar sekali. Namun jika rugi, uang bisa langsung habis.

Mungkin kamu masih ingat dengan kasus artis sekaligus musisi Kevin Aprilio yang terlilit utang Rp 17 miliar gegara main forex. Kerugian ini lebih dikarenakan Kevin menjadi korban penipuan.

Untuk kamu yang tertarik investasi forex, berikut tipsnya agar investasi berjalan dengan aman dan lancar, seperti dikutip dari Cermati.com:

Tips Investasi Forex

  • Pahami risiko investasi forex

Keuntungan investasi forex amat menggiurkan. Pengalaman trader valas ternama dunia, George Soros pernah mereguk keuntungan dari main valas rata-rata 25 persen setahun. Itu artinya jika dibagi 12 bulan, keuntungannya sekitar 2,08 persen per bulan.

Di balik manisnya investasi forex, ada risiko besar yang mengintai investor setiap saat. Risiko investasi forex, salah satunya adalah fluktuasi mata uang.

Risiko fluktuasi nilai mata uang atau currency risk secara langsung berdampak pada investasi forex. Terkadang risiko ini dapat menguntungkan, namun kadang juga tidak.

Sebagai contoh, portofolio investasi forex kamu mencetak return 12 persen pada tahun lalu. Tetapi saat yang bersamaan, kurs dollar AS melemah 10 persen.

Artinya, keuntungan yang kamu terima bisa lebih besar bila dikonversi ke dollar AS. Namun jika ditukar dengan rupiah yang sedang menguat, keuntungan tersebut malah lebih kecil atau berkurang.

Mengurangi risiko mata uang pada investasi forex adalah dengan menggunakan strategi lindung nilai atau hedging. Dengan begitu, dapat meminimalkan kerugian akibat nilai mata uang yang selalu berubah.

Risiko dan strategi antisipasi inilah yang mesti dipelajari dan dipahami investor forex. Jadi, kamu tak perlu khawatir dalam setiap melakukan trading.

  • Pilih broker forex terpercaya

Untuk menghindari penipuan atau uang dibawa kabur pemilik, pilih perusahaan atau broker forex yang terpercaya dan terdaftar, serta diawasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Sebab, forex masuk dalam perdagangan berjangka. Jangan percaya dengan perusahaan forex yang tidak berizin, sekalipun kamu kenal dengan pemilik perusahaan forex. Apalagi hanya mengatasnamakan individu.

BACA JUGA : 4 Aplikasi Trading Forex Terbaik yang Mudah Dipakai Pemula

  • Tidak tergoda keuntungan besar

Seperti investasi bodong pada umumnya, broker atau perusahaan forex maupun pialang berjangka ilegal biasanya menawarkan imbal hasil atau keuntungan besar, tetap, dan tanpa risiko.

Padahal nilai kurs selalu bergerak setiap hari sesuai kondisi pasar. Jadi, tidak mungkin kalau keuntungannya tetap per bulan.

Selain itu, waspada juga dengan perusahaan forex yang menawarkan balik modal atau keuntungan cepat. Namanya investasi, kalau mau untung besar perlu waktu, tidak ada yang instan.

Perusahaan forex atau broker forex legal tidak akan menjanjikan hal demikian. Namun mereka akan menuntun kamu menjadi investor forex yang sukses.

  • Selalu update informasi seputar forex

Mendapatkan informasi terbaru seputar dunia forex atau investasi forex saat ini sangat mudah. Bisa diperoleh secara gratis via internet.

Contohnya mengakses situs forex dunia yang memberikan informasi seputar perkembangan pasar forex dan trading forex. Kamu juga bisa membaca berita atau peristiwa ekonomi untuk kebutuhan trading forex dan mengambil keputusan penting dalam bertransaksi.

Kamu pun dapat belajar forex secara fundamental dan teknikal di situs-situs forex, sehingga semakin mengasah wawasan dan keahlian.

BACA JUGA : Belajar Trading dengan Akun Demo

Investasi Forex untuk Kamu yang Agresif

Investasi forex sangat cocok buat tipe investor agresif. Berani mengambil risiko atau ingin diversifikasi investasi.

Yang perlu diingat adalah forex tidak sama seperti saham. Forex bukan produk perbankan, sehingga tidak bisa dikategorikan pasar uang. Sementara saham masuk dalam industri pasar modal dan resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Walaupun sama-sama high risk high return, namun saham sifatnya bisa jangka panjang dan pendek. Sementara forex hanya bersifat jangka pendek, selalu ancang-ancang beli atau jual.

Investasi forex tidak sulit jika mau belajar. Agar terus cuan atau meminimalisir risikonya, kamu perlu tahu ilmunya. Jadi, terus belajar supaya dapat melakukan analisa dengan baik, trading dengan aman dan menguntungkan.

About admin

Check Also

Wahai trader pemula, sebelum trading hindari 5 kesalahan ini

berikut lima kesalahan trader pemula yang wajib anda hindari. 1. Ekspektasi yang salah Untuk bisa mendapatkan keuntungan …