Sejarah Gunung Rakata Purba dan Eksotisme Anak Krakatau

Sejarah

Siapa yang tak kenal dengan gunung yang dulu pernah meletus dengan dahsyat pada abad ke 18 yang membuat dunia diliputi dengan kegelapan selama 2 hari.

Asal muasal gunung Krakatau atau yang disebut juga dengan Rakata adalah sisa dari ledakan gunung terdahulu sebelum ada Krakatau. Gunung purba ini lalu meletus dahsyat dan memisahkan pulau Jawa dan Sumatera.

Setelah gunug purba itu musnah maka munculah gunung Rakata. Karena aktivitas vulkanik munculah juga Gunung Danan dan Gunung Perboewetan yang menyatu dengan Gunung Rakata.

Lalu ketiga gunung inilah yang disebut dengan Gunung Krakatau. Pada tahun 1883 gunung Krakatau ini pernah meletus maha dahsyat sampai-sampai debu letusannya menutupi New York dan membuat langit gelap gulita.

Setelah 40 tahun gunung Rakata meletus maka munculah sebuah gunung api yang kini dikenal dengan “anak Krakatau”.

Terlepas dari proses panjang dan merupakan peristiwa yang sangat besar untuk terbentuknya gunung Rakata dan anak Krakatau ini, gunung ini memiliki eksotisme dan keindahan yang membuat semua orang ingin datang berkunjung.

Gunung ini bak primadona yang banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Jika hanya tahu Bromo dan Semeru saja yang memiliki keindahan yang sangat luar biasa, coba dulu datang kesini dan lihat sendiri betapa indahnya gunung Rakata ini.

Pada anak gunung Krakatau terdapat alat pemantau aktivitas gunung berapi. Informasi dari alat pemantau tersebut disampaikan kepada Badan Vulkanologi Lampung dan juga pusat.

Sejak tahun 2011 ternyata para wisatawan sudah tidak boleh lagi mendaki hingga puncak dikarenakan aktivitasnya yang masih sangat aktif.

Anak gunung Krakatau ini pertumbuhannya bisa sampai dengan 5-6 meter pertahun.
Meskipun demikian, pemandangan menyegarkan menanti pada saat pendakian. Jangan lupa jika mampir untuk mendaki kesini untuk tetap selalu menjaga kebersihan agar tetap terawat dan terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *