8 Kepercayaan Terkait Keberuntungan di Hari Raya Imlek

Uncategorized

Masyarakat yang merayakan Imlek percaya bahwa 8 hal ini dapat membawa kemalangan jika dilakukan di hari raya Imlek. Mau tahu apa saja 8 hal tersebut?

Makan Bubur

Hidangan bubur sering diidentikkan dengan makanan orang miskin. Karena sejumlah beras akan bertambah banyak jika diolah jadi bubur sehingga bisa dimakan beramai-ramai. Anggapan inilah yang membuat orang-orang pantang makan bubur di hari Imlek. Konon mengonsumsi bubur di hari Imlek dapat mendatangkan kehidupan yang miskin.

Bernyanyi

Suasana Imlek memang identik dengan perayaan yang meriah dan menyenangkan. Tetapi ternyata kita disarankan untuk tidak bernyanyi di hari raya Imlek. Bernyanti dipercaya dapat membuat hantu dan nasib buruk berdatangan.

Menyelesaikan Pekerjaan Rumah Tangga

Pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel atau mencuci baju memang pantang dilakukan di hari Imlek. Menyapu rumah di hari Imlek sering diibaratkan seperti menyingkirkan rezeki. Oleh sebab itu, malam Imlek menjadi waktu terakhir untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga hingga 2 hari pertama hari raya Imlek.

Mencuci Rambut

Kata rambut dan kata beruntungan memiliki lafal yang sangat mirip dalam Bahasa Tiongkok. Itulah mengapa di hari Imlek kita pun dilarang untuk mencuci rambut. Karena dikhawatirkan rezeki serta keberuntungan akan menjauh dari hidup kita.

Tidak Mengenakan Baju Berwarna Merah

Warna merah identik dengan keberuntungan. Mengenakan pakaian atau aksesori berwarna merah saat merayakan Imlek dipercaya dapat mendapatkan keberuntungan dan berkah.

Mengenakan Pakaian yang Sobek

Ada kalanya pakaian dengan gaya tertentu tampak sangat keren karena ada bagian yang bolong atau terbuka. Padahal akan lebih sopan jika kita mengenakan pakaian yang rapi saat merayakan Imlek. Selain itu, kita pun dilarang untuk memotong pakaian di hari Imlek sebab menggunakan benda tajam dianggap dapat memotong keberuntungan.

Enggan Berkunjung Ke Rumah Saudara dan Sahabat

Mengunjungi rumah saudara, sahabat atau kenalan yang umurnya lebih tua merupakan keharusan saat merayakan Imlek. Selain menyambugn tali silahturahmi, berkunjung dan berkumpul bersama keluarga dan handai taulan dipercaya dapat membawa keberuntungan lho.

Cara Menyantap Mie yang Salah

Salah satu hidangan yang tersaji dalam perayaan Imlek adalah mie. Menyantap mie dalam perayaan Imlek tidak boleh dilakukan secara terputus. Alasannya karena menyantap mie tanpa terputus melambangkan umur yang panjang. Wah, ternyata beragam kepercayaan yang berkaitan dengan hari raya Imlek sangat menarik, ya. Agar tampil sopan dan menghargai orang lain di hari raya Imlek, mari menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan unik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *